4 Cara Memilih Keyword SEO Yang Bisa Langsung Dipakai

4 Cara Memilih Keyword SEO Yang Bisa Langsung Dipakai

Cara Memilih Keyword SEO – Jika kamu melihat artikel lain tentang bagaimana cara memilih kata kunci atau keyword. Mungkin, yang kamu dapatkan hanya list anjuran saja. 

Tidak ada penjelasan lengkap mengenai bagaimana cara memilihnya, terutama jika itu menyangkut tools riset kata kunci. 

Memberikan banyak poin tanpa menyertakan contoh nyata itu sangat mudah. Namun, yang kamu butuhkan untuk dicoba langsung tidak demikian.

Kamu perlu informasi yang lengkap mengenai bagaimana cara menjalankan tips-tips tersebut agar bisa digunakan. 

Disini, saya dengan gamblang akan memberitahunya. Semoga cuplikan informasi ini bisa bermanfaat. Jika kamu ingin mempelajarinya lebih dalam, ikuti kelasnya di elshobah.com.

4 Cara Memilih Keyword SEO Yang Efektif

Ada 4 cara yang bisa kamu coba saat memilih kata kunci agar bekerja dengan efektif, dan dapat menghasilkan trafik atau kunjungan. Apa saja itu? 

1. Ada Volume Pencarian

Cara-Memilih-Keyword-SEO-2

Kata kunci yang bagus adalah yang dicari oleh pengguna google. Hindari membuat konten dengan kata kunci yang tidak ada volume pencariannya. Sia-sia. 

Jika kata kunci memiliki volume pencarian, artinya kata tersebut memiliki potensi pengunjung. Atau ada yang mencari informasinya. 

Biasanya, jika volume pencariannya tidak muncul, artinya kata kunci tersebut dicari orang, tapi volumenya sangat sedikit, sekitar 10 an. 

Jika target kamu adalah mendatangkan sebanyak-banyaknya pengunjung ke website, kata kunci dengan volume kecil tidak cocok. Kamu harus mencari keyword bervolume besar. 

Untuk melihat volume pencariannya, kamu bisa menggunakan Ahresf. Tools ini berbayar jika ingin digunakan secara lengkap. 

Namun, kamu tetap bisa memanfaatkan tools gratisnya tanpa mengurangi fungsinya. Berikut tips menggunakannya:

  1. Buka link https://ahrefs.com/keyword-generator/
  2. Pilih jenis mesin penelusuran yang akan digunakan, misal google
  3. Ubah pilihan bahasa dari “United States” menjadi “Indonesia”
  4. Masukkan kata kunci di kolom yang tersedia 
  5. Lalu pilih “find Keyword” atau tekan “Enter”
  6. Ceklis kolom untuk membuktikan bahwa “Anda manusia”

Hasilnya akan muncul contoh-contoh kata pencarian yang mengandung keyword yang kita cari. Termasuk berapa volume pencariannya dan kapan data tersebut terakhir di update. 

Jika hasilnya muncul, itu artinya kata kunci (keyword) tersebut ada orang yang mencarinya. Versi data ahrefs. Jika tidak muncul, namun ada di suggest Google, berarti volumenya sedikit. 

Pelajari lebih banyak tentang cara memilih keyword SEO dan penggunaannya di kelas SEO elshobah.com (digital marketing agency).

2. Persaingan Tidak Terlalu Ketat

Cara-Memilih-Keyword-SEO-3

Volume pencarian berbeda dengan persaingan kata kunci. Volume berkaitan dengan seberapa sering kata tersebut dicari di Google. 

Sedangkan “persaingan keyword” artinya seberapa banyak website atau blog yang telah membuat konten dengan kata pencarian tersebut. 

Misalnya, saya mencari “cara memilih kata kunci SEO” begitu di klik cari, akan muncul berapa jumlah hasil pencarian yang keluar. Misalnya hasil 1jt. 

Di masa lalu, setiap kali melakukan pencarian di Google, jumlah hasil pencarian per sekian detik akan ditampilkan. Namun sepertinya saat ini itu sudah tidak ada. 

Jika itu sudah tidak bisa digunakan, kamu bisa melihat siapa website atau blog yang membuatnya. 

Jika itu Kompas, Detik, atau media-media besar, maka persaingan kata kunci tersebut berat. Kamu memiliki peluang kecil untuk bisa menggeser mereka. 

Bukan tidak bisa digeser. Hanya saja perlu dilihat celahnya di mana. Supaya kamu bisa menang di kata kunci tersebut. Misalnya dengan konten luar biasa atau backlink yang kuat. 

Baca Juga: Bagaimana cara membuat artikel seo?

3. Tidak Terlalu Spesifik

Kata kunci yang bagus menurut saya yang tidak terlalu spesifik. Minimal sekali mengandung 2 kata, misal “Cetak Foto” atau “Jasa SEO”.

Namun, kata kunci tersebut masih cukup luas. Semakin luas, maka hasilnya semakin banyak dan sangat sengit persaingan untuk muncul di hasil google SERP.

Menurut saya pribadi, sebagai praktisi SEO, kata kunci yang bagus adalah yang menggunakan kata lebih panjang. Jika untuk konten/artikel. 

Selain lebih berpeluang untuk menang di penelusuran, juga maksud pencariannya lebih dapat dipahami. Coba bedakan maksud kata pencarian berikut: 

  1. SEO Google, dan 
  2. Jasa SEO Google

Pencarian “SEO Google” dapat diartikan pencari ingin tahu pengertiannya, atau segala hal yang berkaitan.

Sedangkan “Jasa SEO Google” kemungkinan besar yang dicari adalah agency-agency yang menyediakan jasa kelola SEO google. Walaupun masih mungkin ada definisi lain. 

Cara-Memilih-Keyword-SEO-3-1
4. Gunakan Kata Kunci Yang Dibutuhkan

Yang terakhir dalam tips yang saya bagikan di artikel ini, jangan lupa gunakan kata kunci yang seharusnya. 

Artinya, apa tujuan kamu membuat konten ini? kenapa harus menggunakan kata kunci ini? Pasti semua memiliki tujuannya. 

Misalnya, artikel ini saya tulis dengan tujuan agar ada orang yang tertarik mengikuti kelas pelatihan SEO di elshobah.com setelah membacanya. 

Atau, agar artikel saya ditemukan oleh staf di sebuah perusahaan yang sedang mengembangkan website mereka. Ada produk yang saya tawarkan dari memberikan pengetahuan ini secara cuma-cuma. 

Kamu sendiri, apa kata kunci yang relevan dengan produk yang kamu miliki? atau yang sesuai dengan tujuan kamu? Jika sudah tahu jawabannya, gunakan kata kunci itu.

Share this post

More Post