Cara Menggunakan Yoast Seo

Cara Menggunakan Yoast Seo Untuk Optimasi Artikel, Praktis!

Cara Menggunakan Yoast Seo Untuk Optimasi Artikel, Praktis!

Cara Menggunakan Yoast Seo – Apa yang sedang kamu cari saat ini? cara setting Yoast SEO atau cara bagaimana menggunakannya. 

Jika kamu berharap dapat mendapatkan jawabannya sekaligus. Sepertinya akan terlalu panjang. Untuk tutorial cara memasang Yoast SEO pada website, bisa dilihat disini. 

Pada artikel ini, saya akan berbagai cara menggunakan plugin Yoast SEO ini untuk artikel yang akan Anda posting. 

Dengan begitu, Anda bisa merasa tenang dan yakin bahwa artikel Anda sudah sesuai dengan yang dibutuhkan google. 

Panduan cara menggunakan ini saya tuangkan berdasarkan apa yang saja pelajari dan gunakan selama ini. Kamu hanya perlu menikmati keindahannya saja. Siap memulai?

Cara Menggunakan Yoast Seo Untuk Optimasi Artikel

Cara-Menggunakan-Yoast-Seo-2

Yoast SEO sejatinya adalah tools panduan yang mengarahkan kita untuk membuat konten yang dapat dibaca dengan baik oleh google. 

Sehingga lebih besar kemungkinannya untuk masuk dalam halaman hasil penelusuran. Ada 2 indikator yang digunakan, yaitu onpage SEO dan Readability. 

1. Onpage “SEO” (JADIIN H4 YAA)

Kenapa disebut onpage SEO, karena indikator ini memandu semua yang berkaitan dengan keterbacaan google pada kata kunci. 

Jadi, yang akan kamu isi pada saat upload konten pada bagian ini meliputi apa kata kuncinya? judulnya? url artikelnya? meta deskripsi, dan masih banyak lagi. 

Setidaknya ada lebih dari 16 poin yang perlu “dihijaukan” indikatornya. Dari jumlah yang banyak itu apa perlu semuanya? jawabannya tidak. 

Berdasarkan pengalaman yang saya miliki sebagai SEO specialist, ke-16 poin tersebut tidak harus semuanya hijau. 13 hingga 15 poin juga sudah bagus performanya. 

Berikut contoh tampilan yoast SEO saat akan upload artikel, setelah plugin tersebut terpasang pada website Anda. 

Cara-Menggunakan-Yoast-Seo-3

Pada gambar di atas ada bagian indikator “SEO” teratas, itulah poin penting yang wajib Anda isi. Karena bagian ini berkaitan dengan tampilan saat konten terlihat di google. 

1). Focus Keyphrase (JADIIN H5 YAA)

Artinya kata kunci atau keyword apa yang Anda gunakan untuk artikel yang akan diupload ini. Apa pembahasannya? konten ini tujuannya  untuk menjawab pencarian apa. 

Misalnya focus keyphrase adalah “jasa pembuatan website.” Artinya artikel ini dibuat agar ditemukan oleh orang  yang sedang mencari jasa pembuatan website. 

Baca disini untuk info lengkap tentang cara mencari keyword SEO. 

2). SEO Title

Apa judul yang akan ditampilkan untuk artikel ini? Anda bisa mengisinya disini. Isilah hingga indikatornya berwarna hijau. 

Saat membuat judul, pastikan itu menarik dan mengandung kata kunci. Akan lebih bagus jika Anda bisa membuat judul yang bagus dengan kata kunci di awalannya. 

Kenapa harus di awal? saat artikel ini ditulis indikator yoast SEO akan berwarna kuning jika kata kunci pada judul tidak disimpan di awal. 

Alasannya? agar mendapatkan hasil terbaik. Maka kata kunci sebaiknya ada di awal kata dan lengkap tidak terpisah. 

Misal kata kunci “cetak foto doff”. Contoh judulnya “cetak foto doff terbaik, buat disini” jangan tulis “Cetak foto terbaik, Ada Tipe Doff”

3). Slug

Slug dapat diartikan sebagai alamat artikel atau url artikel. Ada penjelasan panjang soal ini. Namun intinya, jangan gunakan alamat yang aneh dan sulit dibaca. 

Biasanya, saya selalu menggunakan kata kunci untuk disimpan pada slug. Jadi, mulai dari Focus Keyphrase, SEO Title, hingga Slug semuanya mengandung kata kunci. 

Dan perlu diingat, jangan sesekali mengubah slug menjadi sangat berbeda, apalagi sudah diupload dan dioptimasi. Karena dapat membingungkan google dan merusak peringkat.

Jika kamu ingin tahu lebih banyak soal ini, atau cara menggunakan Yoast SEO,  bisa join kelas pelatihan SEO di elshobah.com.

4). Meta Description

Meta deskripsi adalah gambaran singkat mengenai isi dari artikel yang Anda telah buat. Buat semenarik mungkin sehingga pembaca akan memilihnya. 

Meta deskripsi ini di hasil penelusuran kadangkala keluar dengan penjelasan yang berbeda. Tergantung apa yang dicari oleh pengguna, dan penjelasan apa yang relevan menurut Google. 

Meski begitu, Anda tetap perlu mengisinya dengan sungguh-sungguh. Karena disinilah pembaca mendapat sedikit gambaran tentang “apakah ini akan menjawab pertanyaan saya”

2. Readability Atau Keterbacaan (JADIIN H4 YAA)

Cara-Menggunakan-Yoast-Seo-4

Readability memiliki poin indikator yang lebih sedikit. Karena indikator ini lebih banyak terkait teknis penyajian. 

Misalnya tentang panjang dan pendek kalimat, paragraf, bahkan soal pengulangan kata. Memang tujuan utamanya agar pembaca nyaman dengan artikel tersebut. 

Cara menggunakan Yoast SEO di poin readability sudah saya bahas di artikel yang berbeda. Agar pembahasannya tidak terlalu panjang. 

Kamu bisa melihatnya disini: Cara membuat artikel SEO dengan yoast guide

Belajar SEO Dengan Mentor Yuk! (JADIIN H3 YAA)

Cara-Menggunakan-Yoast-Seo-5

Belajar SEO akan lebih mudah jika langsung dapat dipraktekkan. Apalagi jika dapat dibimbing oleh mentor atau tutor yang telah berpengalaman. 

Karena di awal belajar, meski sudah membaca dengan banyak, selalu ada poin yang kurang dipahami. Apalagi tidak banyak juga yang memberikan detail informasinya. 

Jika kamu ingin memiliki kelas yang memberikan materi dan fasilitas praktik, coba ikuti pelatihan SEO google di Elshobah digital marketing Agency

Ada banyak tingkatan kelas yang bisa kamu pilih sesuai dengan tujuan saat ini. Buat proses belajar kamu lebih jelas dan terarah. Makin cepat bisa, semakin bagus!

Mau coba? bisa konsultasi disini: 0812-1765-4564.

Semoga bermanfaat

Share this post

More Post